Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I., M.S.I
Kepala Madrasah
Selamat datang di layanan PTSP Madrasah kami. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima, cepat, dan transparan.
Hubungi KamiProfil Madrasah
Visi
Visi MAN Insan Cendekia adalah terwujudnya sumber daya manusia yang
berkualitas tinggi dalam keimanan dan ketakwaan, menguasai ilmu pengetahuan
dan teknologi, serta mampu mengaktualisasikannya dalam masyarakat.
Misi
- Misi MAN Insan Cendekia adalah:
- 1. Menyiapkan calon pemimpin masa depan yang menguasai ilmu pengetahuan
- dan teknologi, mempunyai daya juang tinggi, kreatif, inovatif, proaktif dan
- mempunyai landasan iman dan takwa yang kuat yang diwujudkan melalui
- perilaku kehidupan beragama yang moderat.
- 2. Menumbuhkembangkan minat, bakat, dan potensi Murid untuk meraih prestasi
- pada tingkat nasional sampai internasional.
- 3. Meningkatkan kemampuan Murid dalam berkomunikasi dengan bahasa
- internasional.
- 4. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan profesional pendidik dan tenaga
- kependidikan sesuai dengan perkembangan dunia kependidikan.
- 5. Menjadikan MAN Insan Cendekia sebagai lembaga pendidikan yang bertata
- kelola baik, mandiri, dan berwawasan lingkungan.
- 6. Menjadikan MAN Insan Cendekia sebagai model dalam pengembangan
- pembelajaran iptek dan imtak bagi lembaga pendidikan lainnya.
Tentang Madrasah
MAN Insan Cendekia adalah model satuan pendidikan jenjang menengah
yang memadukan antara Pendidikan Agama Islam dengan bidang ilmu
pengetahuan dan teknologi secara seimbang. Dengan keterpaduan tersebut, MAN
Insan Cendekia diharapkan menjadi pelopor upaya menghilangkan dikotomi antara
ilmu agama dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. MAN Insan Cendekia
menempatkan etika Islam yang bersumber pada nilai-nilai universal Al-Qur'an,
hadis, maqsid syariah, uruf untuk menjiwai seluruh bidang keilmuan yang
diajarkan. Islam mengembangkan ilmu yang bersifat universal antara ilmu-ilmu
qauliyah atau quraniyah (ilmu agama), kauniyah (ilmu alam), dan insaniyah (ilmu
humaniora).
Pengkajian dan pendalaman keilmuan berangkat dari paradigma
humanistik-etis dengan dukungan strategi yang terpadu. Ilmu-ilmu yang akan
diajarkan di MAN Insan Cendekia, jika didasarkan pada nomenklatur keilmuan
yang telah ada pada Standar Isi, terdiri atas ilmu humaniora (bahasa, sejarah
umum dan kebudayaan Islam, demografi), ilmu sosial (sosiologi, ekonomi, geografi
sosial) dan ilmu alam (fisika, kimia, biologi, geografi fisik), yang kajian-kajiannya
dipadukan dengan ilmu al-qur'an dan al-hadis.
Pengkajiannya dilakukan secara collaborative, critical thinking, creativity,
communicative (C4) sehingga dapat diinterpretasi secara terus menerus seiring
dengan perkembangan zaman. Nilai-nilai universal yang terkandung dalam alqur'an dan al-hadis menjadi pijakan dan pandangan hidup yang menyatu dalam
satu tarikan nafas keilmuan dan keagamaan yang diabdikan bagi kemaslahatan
umat manusia. Keterpaduan keilmuan ini akan diwujudkan dan dikembangkan
dalam pembelajaran di dalam ruang belajar dan/atau di luar aktivitas ruang belajar.
Keterpaduan ini diharapkan dapat melahirkan lulusan MAN Insan
Cendekia yang kuat akidah dan pengetahuan keagamaannya (tafaqquh fiddin),
luas dan kritis pemikiran, serta moderat perilaku keagamaan ditunjang dengan
penguasaan kompetensi yang ditargetkan. Pada gilirannya lulusan MAN Insan
Cendekia dapat beradaptasi dan mampu belajar dengan baik di perguruanperguruan tinggi terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri dan bermanfaat
bagi kehidupan di masyarakat sehingga mampu meneguhkan dirinya sebagai
sosok muslim yang rahmatan lil alamin.
Keunggulan MAN Insan Cendekia dibanding madrasah lainnya adalah:
Pertama, pengembangan kurikulum dan pembelajaran mengacu kepada standar
mutu di atas standar nasional pendidikan dan berbasis keunggulan lokal; Kedua,
dikelola berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dengan dukungan
pendidik dan tenaga kependidikan yang memenuhi kualifikasi yang disyaratkan;
Ketiga, fasilitas pembelajaran yang tersedia memenuhi persyaratan kesehatan,
keselamatan, kenyamanan, dan keamanan; Keempat, Murid wajib tinggal di
asrama madrasah yang dikelola secara profesional; Kelima, mewajibkan Murid
berkomunikasi sehari-hari di lingkungan madrasah dengan menggunakan bahasa
Indonesia, dan bahasa internasional.